Type to search

Kenapa Bercerai? Bagaimana Menghadapinya?

Motivational Relationship

Kenapa Bercerai? Bagaimana Menghadapinya?

Share
menghadapi perceraian

Kemandirian para wanita dalam melewati setiap tantangan, dianggap sebagai pemeran utama maraknya perceraian masa sekarang ini, dimana wanita sudah tidak lagi menerima jika diperlakukan kasar atau kurang baik oleh pasangan, kemampuan finansial atau keunggulan secara materi semakin mengukuhkan citra bahwa wanita masa kini seolah sudah menemukan kodratnya sendiri.

Meski demikian melewati sebuah proses perceraian akan membawa dampak yang berat baik secara fisik maupun mental. Ada sebagian perceraian berjalan dengan mudah namun sebagian yang lainnya tidak. Namu apabila memiliki sistem pendukung yang baik, pengetahuan yang cukup akan membuat proses ini menjadi lebih mudah.

menghadapi proses perceraian

pexels.com

Hal-hal yang diperlukan dalam proses perceraian antara lain:

  1. Untuk keperluan legalitas, yang diperlukan dalam proses perceraian adalah seorang pengacara. Tidak setiap perceraian memerlukan seorang pengacara, namun bagi beberapa yang lainnya, hal ini sangat diperlukan karena dapat memberikan penjelasan tentang aturan khusus tentang perceraian disuatu negara. Contohnya tentang pengaturan mengenai hak asuh anak, harta gono-gini, tunjangan dari suami dll.
  2. Dukungan dari keluarga ataupun teman. Pada masa ini pada sebagian besar wanita mungkin akan mengalami rasa sedih, marah, mengalami gangguan tidur, masalah makan, masalah pekerjaan dan lainnya. Sehingga dalam kondisi tersebut bertemu dan bercerita kepada teman atau saudara yang selalu mendukung akan menjadi obat yang sangat berguna, bahkan jika memungkinkan sebaiknya mereka yang dalam masa perceraian juga didampingi oleh seorang terapis khusus.
  3. Banyak wanita yang memutuskan bercerai karena kekerasan dalam rumah tangga, baik secara fisik, verbal atau emotional. Keberadan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mungkin bisa menjadi salah satu tujuan pengaduan.
  4. Ada sebagian lagi wanita bercerai yang tidak memiliki kemampuan finansial yang memadai, jika sudah seperti ini, segeralah carilah pekerjaan yang akan menunjang kehidupan selanjutnya.
  5. Jaga kesehatan dan berfikirlah Karena proses perceraian yang panjang akan menguras tenaga dan fikiran. Dengan menjaga diet seimbang, dan olah raga yang cukup memungkinkan sesorang akan lebih mudah melalui hari yang berat.
  6. Dan yang paling utama dan sangat penting dari semua ini adalah berdo’a dan berserah diri kepada Allah.  Jika segala upaya sudah di jalani, maka keyakinan dan do’a adalah faktor yang akan mampu merubah segalanya, atas kehendak Allah. Membaca Al-Qur’an secara rutin juga akan menjadi obat hati yang jauh lebih cepat dibandingkan dengan segala terapi.

Semoga Sahabat Sholiha selalu dalam keadaan baik dan sehat sehingga mampu melewati setiap tantangan yang di berikan oleh Allah SWT.

“Boleh jadi, kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah yang paling mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” (QS. Al-Baqarah:216)

Tags:
Bunda Sholiha

Hi sholiha how are you? My name's Ana, full name's Siti Asmanah. I'm a nice woman who's proud to be a Housewife. I love cooking, reading especially about spiritual motivations, writing, singing, traveling, swimming and I very much love driving. I'm driver right? That's my big profession. Antar jemput anak-anakku sekolah, Les, ngaji, dan kemanapun mereka mau. I love that job. So let's talk about that, pasti sangat menyenangkan ❤️

  • 1

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *